RSS

Sabtu, Januari 10, 2009

Bahaya Mengintai Akhwat...

Sebenarnya issue ini marak pada beberapa bulan yang lalu. Tentang oknum tak bertanggung jawab yang suka menarik jilbab sampai terbuka di jalanan. Ini terjadi di beberapa tempat dalam waktu yang hampir bersamaan. Dan beberapa diantaranya menimpa orang-orang terdekat saya. Tak jelas sebenarnya apa tujuan si pelaku. Tapi yang pasti, sasarannya adalah muslimah yang berjilbab lebar. Sebagian besar diantaranya pada saat kejadian dalam kondisi sedang menaiki sepeda. Jadi, saat tangan sedang tak bebas karena memegang stang dan jilbab berkibar-kibar, saat itulah si pelaku beraksi.

Tak diketahui apakah pelaku dari beberapa kasus tersebut adalah orang yang sama atau mereka merupakan suatu komplotan terorganisir. Tapi, kondisi dan situasi tiap kejadian hampir sama. Dengan tempat di wilayah sekitar kampus yang masih berdekatan. Dalam setiap kejadian si akhwat hampir selalu dalam keadaan sendirian di tempat yang agak sepi. Dengan posisi sedang menaiki sepeda, dari arah belakang secara perlahan ada motor yang mengiringi dan lama-lama mendekati. Setelah posisi motor tepat di belakang sepeda, kemudian si pelaku langsung menarik jilbab dari belakang kearah depan sampai terbuka semua! Setelah itu si pelaku mendahului dan menengok ke arah si akhwat. Pada kasus teman saya, jilbab yang ditarik langsung dijatuhkan di tempat kejadian. Namun pada kasus lain, jilbab tersebut malah dibawa pergi oleh si pelaku. Kabayang kan gimana perasaan para akhwat itu?? Saya saja yang mendengar penuturan teman saya -dengan diiringi isak tangisnya- rasanya pingin berteriak marah, nangis, sambil ngelempar muka orang tersebut pake sepatu….


Kejadian lain, masih menimpa orang terdekat saya. Yang ini kondisinya tidak sedang naik sepeda. Tapi sedang jalan kaki. Yang pertama, di tempat ramai di depan kampus. Seorang laki2 paruh baya jalan di depan kampus melewati akhwat yang sedang melakukan aksi tebar bunga di sana. Sambil lewat, dia narik jilbab akhwat itu. Untungnya jilbab itu dipenitikan dengan kuat oleh pemakainya sehingga tidak sampai terlepas. Tapi, dia shock berat. Setelah itu si lelaki melanjutkan berjalan dengan santainya seolah tak terjadi apa-apa.


Satu lagi, seorang akhwat sedang berjalan di jalan yang lengang pagi hari. Tiba-tiba dihampiri seorang lelaki yang langsung memegang jilbabnya. Untungnya karena dikira copet si akhwat yang waspada langsung lari sekencang-kencangnya. Masih ada beberapa kasus yang saya dengar. Tapi itu menimpa akhwat kampus lain sehingga saya kurang jelas informasinya.


Alangkah geramnya perasaan saya mendengar berita itu. Apa sih maunya mereka? Kalau sekedar ingin melihat rambut seorang wanita, kenapa tidak pelototi saja wanita-wanita yang memang sengaja membuka auratnya untuk dipamerkan pada orang-orang? Kenapa harus mengganggu wanita-wanita yang setengah mati mempertahankan manset dan kaos kaki untuk menutupi aurat mereka, apalagi jilbabnya? Ini pelecehan. Benar-benar gila!!! Sempat terpikir untuk melapor ke polisi dengan tuduhan tindakan tidak menyenangkan atau tindak pelecehan. Kami benar-benar emosi saat itu.


Saya yang mengandalkan sepeda sebagai sarana transportasi, jelas khawatir dan merasa tidak aman dengan adanya kejadian itu. Beberapa akhwat malah jadi ketakutan dan paranoid. Sebagai antisipasi, sejak itu kami menyarankan akhwat-akhwat yang bepergian untuk mengenakan jaket supaya ujung jilbabnya tak terlihat.


Selama ini saya mengira jilbab lebar yang kami pakai dapat menjadi pembenteng diri dari berbagai gangguan.Ternyata potensi untuk kena gangguan tetap ada. Berhati-hatilah. Meskipun pemberitaan tentang kejadian itu sudah surut. Tak menutup kemungkinan akan terjadi lagi. Jangan sampai itu menimpa kita. Sebagai akhwat, nampaknya kita perlu untuk membekali diri dengan kemampuan bela diri.. tetap waspada..

2 komentar:

Anonim mengatakan...

boleh tau tempat kejadian perkaranya dimana?
kita mau melakukan investigasi...

Anonim mengatakan...

assalamu'alaykum. Sangat kaget ketika saya membaca tulisan anti. Sejauh ini, di kampus saya tidak ada -atau belum terdengar ya?- kasus seperti itu.

Memang harus selalu hati-hati. Beberapa hari lalu, kontrakan temen saya -akhwat semua- dimasuki seornag laki-laki asing yang melongok-longok di dalam halaman rumah. SEREM banget!