RSS

Sabtu, Desember 27, 2008

dakwah! dengan apapun yang kita miliki.......

humm.....
memang fitrahnya y cewek tuh memperhatikan penampilannya.... g terkecuali saya. tapi..... yang ada dalam persepsi saya adalah memperhatikan penampilan dalam hal menjaga kebersihan dan kerapian. ya....mungkin termasuk perawatan2 khas cewek kali y...

saya sepakat dengan kata perawatan. semua yang Allah berikan pada kita harus kita rawat. dangan disia-siakan apalagi sampe menzalimi.. karena itu salah satu bentuk syukur kita.

herannya, kok ada ya orang yang super cuek sama penampilannya. mulai dari yang tampak luar: baju yang lecek, kotor, kumal, pokoknya bikin risih yang lihat. bisa sih khusnudzon siapa tw strikaannya rusak atau orangnya super sibuk. tp sampe kapan? belum lagi kalo orang tersebut g memperhatikan hal2 terkait tubuhnya. contoh: males mandi! wuaaa.... saya cuma menoleransi ini kalo ada uzur syar'i semacam ga ada air or lagi sakit. selebihnya, tidakk............

wah, kesannya saya ribut banget y soal penampilan ini. but, ini memang penting! apalagi untuk kita sebagai orang yg mengaku muslim. islam tuh cinta keindahan. malah disebutkan dengan jelas 'kebersihan sebagian dari iman'. so, buat kamu2 yg 'jorok' berarti imanmu tinggal setengah! g rela kan? makanya...

g susah kok jaga kebersihan. yg penting kemauan dari dalam diri sendiri. kenapa saya pingin nulis tentang ini? karena saya merasa sangat terganggu dengan seorang teman yang -maaf- menurut saya sudah sangat keterlaluan dalam menelantarkan penampilannya. dengan berdalih sebagai seorang aktivis dakwah yang super sibuk, dengan santainya dia bilang "kita sebagai aktivis dakwah, g ada waktu untuk memikirkan diri sendiri. kepentingan umat jauh lebih mendesak. masih banyak orang yang harus kita dakwahi..." setuju banget kalo kita harus memikirkan umat. tapi, gimana kita mau berdakwah kalo diri kita sendiri g mencerminkan nilai2 islam itu sendiri? kita mau berkoar2 bahwa islam itu indah sedangkan penyampainya sendiri tidak indah? kita mau bilang kalau islam itu mengajarkan tawazun sedangkan kita tidak bisa seimbang dalam mengatur hidup kita sendiri. gimana dakwah kita akan didengar?

berhubungan dengan ini, ada kisah yang sangat membekas di benak saya dan tidak akan saya lupakan. tentang sepupu saya. dulu dia seorang akhwat yang menurut saya sangat taat menjalankan islam. benar2 seorang akhwat meski baru tersentuh nilai islam dan baru mempelajarinya. dengan penampilan keseharian dengan gamis dan jilbab panjangnya. tapi apa yang terjadi kemudian? sekarang penampilannya berbalik 180 derajat. keseharian menggunakan jeans ketat dengan baju2 yang tak kalah ketat pula. menggunakan jilbab pun, sekenanya. malah terkadang g pakai. tau alasannya? dia pernah cerita sama saya kalau dia trauma sama akhwat! akhwat2 disekitarnya yang jorok, cuek kalo berpakaian g peduli warna dan corak, model2 baju yang old bgt..... bikin dia antipati sebelum mengenal lebih dalam tentang islam itu sendiri. saya sangat sedih.... sejak itu saya sadar bahwa dakwah itu g cuma koar2 lewat mulut. tapi juga melalui perilaku dan penampilan kita. pernah dengar bahwa 1 teladan jauh lebih baik daripada 1000 nasehat? mudah2an g ada lagi orang2 seperti sepupu saya yang hidayahnya terhalang karena pembawa nama islam sendiri.

back to my friend. saya sendiri g setuju dengan memoles kecantikan dengan berlebihan. cukup merawat karena kita ini sudah diciptakan dengan penuh keindahan dan kesempurnaan. tugas kita tinggal menjaganya dan mengoptimalkan fungsinya. teman, dakwah bukan suatu alasan untuk kita menzalimi diri sendiri. kenapa menzalimi? coba...kalo udah jerawatan. histeris sendiri. ribut cari obat jerawat. padahal pas dibilangin rajin bersihin muka malah beralasan buang2 waktu. atau kalo udah kena penyakit kulit. sibuk cari obat dan konsultasi ke dokter. padahal pas disuruh rajin mandi, berdalih sibuk atau kecapean. saya cuma perempuan biasa yang mungkin meski berlabel 'akhwat' kadang ingin tampil cantik. tapi, saya tau batasannya. saya niatkan semua itu bagian dari dakwah saya.

saya mendengar seorang cewek berkata "wah, teteh itu cantik ya meski pake kerudung lebar. ternyata pake jilbab juga bisa tetep cantik ya. jadi pingin deh." salah satu langkah awal dakwah. dakwah memang begini prosesnya. g bisa kita langsung bilang menampakkan aurat itu dosa! pake jilbab itu wajib! yang penting kita menyentuh hatinya terlebih dahulu.... dengan cara yang lembut.

jadi, untuk para aktivis dakwah khususnya akhwat -ikhwan tidak dikecualikan disini- kita bisa berdakwah dengan apa saja. termasuk dengan pnampilan kita. maka, jagalah kebersihan dan kerapian. tunjukkan bahwa islam itu indah. Allahu Akbar!!!

Tidak ada komentar: